H.Muhammad Nur selaku orang tua dengan bijak memberi motivasi kepada H. Weis untuk bekerja keras dan terus menjalin siturahim dengan siapa saja.
“Silaturahim mengalahkan uang,” papar Muhammad Nur.
Muhhmad Nur meyakinkan H. Weis, bahwa selalu terbuka peluang bagi siapa saja.
“Ikhwal kerja keras, jadi terus saja,” ucapnya.
Muhammad Nur mengakui bahwa ayahandanya teman baik dirinya sejak dulu. Orangnya rendah hati, baik dengan siapa saja dan selalu istiqomah menjaga silaturahim.
Benarlah kata pepatah untuk Weis, “buah jatuh takjauh dari pohon.”.***