Macelia Lesar menjelaskan bahwa 65% dari audiens sasaran kami adalah WNA, sementara sisanya adalah pelancong domestik.
Walaupun menyasar penonton internasional, Penyanyi Jazz dari Sulawesi tersebut menegaskan bahwa festival ini akan terus memelihara tradisi dan budaya lokal.
Festival akan dihentikan sejenak setiap kali tiba waktu ibadah masyarakat setempat. Selain itu, upacara pembukaan festival ini juga akan digunakan sebagai sarana untuk mengenalkan tarian, tenun, dan berbagai elemen budaya Kabupaten Lombok Utara.
Marcelia juga menjelaskan, festival ini akan memiliki area khusus UMKM seluas 1 hektar yang akan diisi oleh 166 booth untuk meningkatkan dampak ekonominya.
Sejumlah artis internasional dan lokal akan meramaikan festival musik dengan berbagai genre ini.
Untuk informasi lebih lanjut, Konferensi Pers acara akan diadakan pada 2 Mei yang akan datang di Gili Air.***