Sejumlah tokoh, partai koalisi, TKN pendukung Prabowo-Gibran sudah mulai hadir, terlihat Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), eks Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, hingga Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman.
Prabowo pun memutuskan untuk memajukan acara kampanye akbar yang mulanya dijadwalkam pada pukul 15.00 WIB. Hal ini dikarenakan masyarakat sudah mulai hadir di GBK Jakarta sejak pukul 09.00 WIB pagi. Prabowo Subianto tiba di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB.
Prabowo berpidato di hadapan massa yang sudah memadati GBK sejak pagi hari. Dalam pidatonya, Prabowo berjanji bila nantinya terpilih akan menjadi presiden bagi seluruh rakyat Indonesia.
Prabowo mengatakan apabila nanti Prabowo-Gibran menerima mandat dari rakyat, akan memimpin Indonesia, seluruh rakyat Indonesia.
Prabowo Subianto mengaku dirinya berlatih pidato selama lima jam sebelum kampanye akbar hari ini. Prabowo memuji para simpatisannya yang dianggap setia meskipun hari semakin terik dan kepadatan massa terus bertambah.

Prabowo meminta maaf kepada masyarakat Jakarta yang terimbas macet di sekitar Gelora Bung Karno akibat kampanye akbar Prabowo-Gibran.
Tak ketinggalan, Prabowo mengucapkan selamat memperingati Isra Miraj bagi masyarakat yang menganut agama Islam.
Lalu Prabowo juga mengucapkan selamat Hari Raya Imlek kepada masyarakat khususnya Tionghoa yang merayakannya.
Prabowo mengucapkan terima kasih karena dengan sabar dan semangat para pendukung yang hadir di GBK, bergemuruh datang berbondong-bondong kesini dengan semangat juang yang membara.
Prabowo-Gibran bersama saudara Gibran dan Koalisi Indonesia Maju menyampaikan penghargaan tertinggi kepada para simpatisan yang hadir.
Prabowo meminta para panitia untuk memberikan minuman bagi para masyarakat yang kehausan serta meminta maaf karena prediksi yang hadir 200 ribu namun ternyata 600 ribu orang yang hadir pada hari ini di GBK.
Prabowo Subianto meminta tolong kepada Allah SWT supaya dirinya dan cawapresnya, Gibran Rakabuming Raka kuat dalam menerima mandat dari rakyat.