“Ini termasuk meningkatkan kapasitas dan ketersediaan alat-alat medis dan perawatan yang lebih canggih,” tegas Rum.
Pj Wali Kota Bima tersebut juga menyampaikan mengenai kondisi RSUD Kota Bima yang saat ini dinilai kurang representatif dalam menunjang pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Hal itu ini karena kondisi ruangan yang terbatas dan seringkali mengalami musibah kebanjiran.
Untuk itu pemerintah Kota Bima perlu menyikapi permasalahan tersebut, dengan upaya melakukan relokasi RSUD Kota Bima ke tempat yang lebih representatif.
“Dengan adanya rencana relokasi RSUD Kota Bima nantinya akan memberikan multiplayer effect bagi peningkatan penanganan penyakit prioritas seperti kanker, jantung, saraf, uronefro, dan KIA,” tambah Rum.
Rum mengatakan jika melalui fasilitas kesehatan yang memadai dan tenaga kesehatan yang terampil dapat menury angka kematian dan penyebaran penyakit yang berbahaya.
Di sisi lain, pelayanan yang baik dan penanganan yang lebih cepat tentunya dapat membantu dalam mencegah dan mengobati penyakit pasien.
Pj Wali Kota Bima itu menilai pengembangan fasilitas kesehatan juga akan memberikan kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan.