Adapun beberapa lomba yang dipertandingkan adalah lomba sepeda hias, balap karung, corong air, sendok kelereng, pimpong, mewarnai, memasak, karoke serta lomba paku dimasukkan ke dalam botol.
Sementara itu Kepala Lingkungan (Kaling) Lalu Yusranullah mengungkapkan, Lingkungan Taman Kapitan merupakan kampung super solid. Tak hanya untuk kegiatan perayaan HUT RI ke 80, tapi juga kegiatan kebersamaan lainnya, termasuk kegiatan agama dan menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.
Terbukti di setiap kegiatan bersama yang dirancang Yusranullah maupun kelurahan, selalu mendapatkan respon positif serta semangat dari warga. Termasuk acara perayaan HUT RI ke 80 ini, tanpa didatangi, warga Taman Kapitan langsung memberikan sumbangan baik berupa dana maupun hadiah untuk para pemenang lomba dan doorprize.
Bukan rahasia lagi jika Taman Kapitan merupakan kampung ditengah Kota Mataram yang masyarakatnya beragam suku dan agama. Dari Muslim, Hindu, Buddha hingga Kristen, baik yang asli Sasak (suku Lombok), Sumbawa, Bima, Bali, Jawa, NTT, maupun suku lain di luar wilayah NTB
Walaupun berbeda-beda suku dan agama, Taman Kapitan selalu mampu menjaga kehidupan berdampingan yang aman dan solid. Saling menghargai dan menghormati tanpa memandang agama dan suku.

Hal inilah yang paling disyukuri Kaling Taman Kapitan Lalu Yusranullah. Itu sebabnya dalam perayaan HUT RI ke 80 ini, slogan yang diambil adalah “Perayaan HUT RI ke 80 Dengan Semangat Kebersamaan Dalam Keberagaman”.
Melalui kegiatan perayaan HUT RI ke 80, Yusranullah berharap, kebersamaan, persatuan dan kesolidan warga Taman Kapitan semakin kuat dan kompak.