Ia menambahkan, sebagai bentuk dukungan, pihaknya menyediakan tempat menginap untuk seluruh kafilah kabupaten/kota, dengan melibatkan UMKM sebagai manifestasi integrasi syiar dan pemberdayaan ekonomi umat.
“Dengan menjadi tuan rumah, pemerintah Kabupaten Sumbawa siap menjadi pembina tilawah. Mengembangkan kajian hadits pada masa-masa mendatang,” ujarnya.
Bupati Sumbawa mengucapkan selamat berkompetisi kepada para duta Qur’ani dari 10 kabupaten/kota yang menunjukkan kemampuan terbaik hanya demi Allah SWT.
“STQH bukan ajang untuk berkompetisi saja, melainkan sebagai ajang untuk memperkuat Ukhuwah Islamiah. Bagaimana mencintai Alqur’an, sehingga melahirkan duta-duta Qurani yang unggul dari NTB,” ujarnya.
Sebagai informasi, acara STQ ini dilaksanakan di lima lokasi yang telah ditetapkan.
Termasuk di dalamnya, Lapangan Pahlawan sebagai lokasi utama, Masjid Agung Nurul Huda, Masjid Al Muttaqin Kerato, Masjid Darussalam Brang Biji, dan Masjid Al-Falah Lempeh.
Adapun rincian lombanya, Majelis I Cabang Seni Baca Alqur’an Golongan Anak-anak dan Dewasa.
Majelis II mencakup Cabang Hafalan Alqur’an Golongan 1 Juz dan 5 Juz Tilawah, dan Majelis III Cabang Hafalan Alqur’an Golongan 10 Juz dan 20 Juz.
Majelis IV Cabang Hafalan Alqur’an dan Tafsir Golongan 30 Juz dan Tafsir Bahasa Arab serta Majelis V Cabang Alhadits, hafalan 100 dan 500 hadits.***